Prima File's

Rabu, 21 Desember 2011

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


1.      SOP PELAYANAN RESEP
a.       Apoteker menerima resep
b.      Lakukan skrining resep meliputi adsministrasi, pharmaceutical & klinik
c.       Bila ada obat yang akan diganti (merk lain) mintakan persetujuan pasien terlebih dahulu
d.      Hitunglah nominal harga dan mintalah persetujuan kepada pasien
e.       Siapkan obat sesuai dengan resep dan beri etiket
f.       Teliti kembali resep sebelum diserahkan kepada pasien
g.      Pada saat menyerahkan, wajib memberikan informasi minimal mengenai kegunaan dan aturan pakai
h.      Catatlah nama pasien, alamat dan nomor telepon pasien
i.        Buatlah catatan khusus tentang pasien

2.      SOP PELAYANAN TANPA RESEP
a.       Pasien datang
b.      Menyapa pasien dengan ramah dan menanyakan kepada pasien obat apa yang dibutuhkan
c.      Tanyakan lebih dahulu keluhan atau penyakit yang diderita pasien, kemudian bantu pasien untuk mendapatkan obat yang tepat
d.      Menghitung harga dan minta persetujuan terhadap nominal harga
e.       Bila sudah terjadi persetujuan, ambilkan obat yang diminta pasien
f.    Serahkan obat kepada pasien disertai dengan informasi mengenai kegunaan dan aturan pakai

3.      SOP MERACIK OBAT
a.       Siapkan alat yang akan digunakan dan bersihkan meja untuk meracik
b.      Buatlah instruksi meracik meliputi : no resep, nama pasian, jumlah dan cara mencampur
c.       Siapkan etiket dan wadah obat sertakan bersama obat dan instruksinya untuk diracik.
d.      Cucilah tangan bila perlu gunakan sarung tangan, masker
e.       Siapkan bat sesuai resep dan cocokkan dengan yang tertera pada struknya
f.       Jika ada bahan yang harus ditimbang maka persiapkan lebih dahulu
g.      Bacalah instruksi meracik dengan seksama dan lakukanlah hati-hati
h.      Pastikan hasil racikan sesuai dengan instruksinya
i.        Masukkan dalam wadah yang telah disediakan dan beri etiket
j.        kemudian serahkan pada petugas lain untuk diperiksa dan diserahkan
k.      Bersihkan peralatan dan meja meracik setelah selesai
l.        Cucilah tangan sampai bersih

4.      SOP MENIMBANG
a.       Bersihkan timbangan
b.      Setarakan timbangan terlebih dahulu sebelum mulai menimbang
c.       Ambil bahanbahan sesuai dengan permintaan resep
d.   Ambil anak timbangan sesuai berat yang diminta dan letakkan pada ring timbangan sebelah kiri (timbangan dalam keadaan off)
e.    Buka dan on kan timbangan kemudian dilihat apakah timbangn sudah seimbang atau belum
f.  Bahan ditambah atau dikurangi sampai diperoleh timbangan yang seimbang yang ditunjukkan ole letak jarum pada posisi nol
g.      Ambil bahan yang sudah ditimbang kemudian diberi nama sesuai nama bahan
h.  Cek ulang apakah bahan yang diambi sudah sesuai dengan resep kemudian dikembalikan ketempatnya.

5.      SOP PENERIMAAN OBAT
a.    Periksa keabsahan faktur meliputi nama dan alamat PBF serta tanda tangan penanggung jawab dan stempel PBF
b.      Mencocokkan faktur dengan obat yang dating melliputi jenis dan jumlah serta no batch sediaan
c.  Memeriksa kondisi fisik obat meliputi kondisi wadah dan sediaan serta tanggal kadaluarsa. Bila rusak maka obat dikembalikan dan minta diganti
d.  Setelah selesai diperiksa, faktur ditandatangani dan diberi tanggal serta distempel. Faktur yang asli diserahkan kepada sales sedang salinan faktur disimpan oleh apotek sebagai arsip

6.      SOP PEMESANAN OBAT
a.       Pemesanan obat dilakukan pada PBF yang resmi
b.  Pemesanan obat menggunakan Surat Pesanan (SP) rangkap 2 lembar yang asli diberikan kepada sales sedang salinannya disimpan sebagai arsip
c.       Untuk pemesanan obat-obat narkotika dan psikotropika menggunakan SP khusus
d.      Jumlah dan jenis obat yang dipesan harus disesuaikan dengan kebutuhan
e.       SP ditandatangani oleh Apoteker dan diberi stempel apotek